Tujuan pengetesan :
Untuk menyelidiki konsistensi beton segar dan memeriksa keseragamannya dari satu batch ke batch kerikutnya. Test ini berdasarkan ASTM C 143 : Standard Method of Test for Slump of Portland Cement Concrete.
Petunjuk :
1. Ambil satu sample pada setiap ready-mix. Sebelum diambil samplenya, molen harus diputar agar komposisi beton seragam.
2. Pengambilan sample harus kurang dari 15 menit
3. Slump test harus dibuat selama 15 menit dari sejak diambilnya sample. Sample yang dimasukkan dalam bak/gerobak harus diaduk/diremix dahulu.
3. Kerucut slump harus dibasahi dengan air sebelum diambil untuk dibuat test dan diletakkan pada bidang yang rata, level, smooth, lembab dan kokoh serta di material yang tidak menyerap air.
4. Kedua kuping kerucut slump ditahan/diinjak dengan kaki agar tidak bergerak. Sepertiga isisnya (63,5 mm) dirojok 10 kali dengan batang besi diameter 16 mm dan panjang 60 cm.
5. Duapertiga (2/3) kerucut slump diisi dan dirojok 10 kali di mana batang besi tidak boleh melewati lapisan pertama.
6 Kerucut slump diisi sampai penuh dan dirojok 10 kali tapi tidak sampai ke lapisan kedua.
7. Ratakan adukan di atas kerucut slump dengan batang lalu bersihkan sisa adukan dari lokasi kerucut.
8. Kerucut slump diangkat vertikal ke atas selama 5-10 detik dengan perlahan tanpa adanya goyangan ke samping yang mengganggu adukan. Semua proses dari pengisian awal hingga akhir harus selesai tanpa interupsi sekitar 2,5 menit.
Letakkan batang/ rod persis di atas kerucut slump. Ukur jarak antara bagian bawah batang dengan tepat di tengah-tengah slump bagian atas. Jarak inilah yang merupakan nilai slump dari beton tersebut.
Untuk menyelidiki konsistensi beton segar dan memeriksa keseragamannya dari satu batch ke batch kerikutnya. Test ini berdasarkan ASTM C 143 : Standard Method of Test for Slump of Portland Cement Concrete.
Petunjuk :
1. Ambil satu sample pada setiap ready-mix. Sebelum diambil samplenya, molen harus diputar agar komposisi beton seragam.
2. Pengambilan sample harus kurang dari 15 menit
3. Slump test harus dibuat selama 15 menit dari sejak diambilnya sample. Sample yang dimasukkan dalam bak/gerobak harus diaduk/diremix dahulu.
3. Kerucut slump harus dibasahi dengan air sebelum diambil untuk dibuat test dan diletakkan pada bidang yang rata, level, smooth, lembab dan kokoh serta di material yang tidak menyerap air.
4. Kedua kuping kerucut slump ditahan/diinjak dengan kaki agar tidak bergerak. Sepertiga isisnya (63,5 mm) dirojok 10 kali dengan batang besi diameter 16 mm dan panjang 60 cm.
5. Duapertiga (2/3) kerucut slump diisi dan dirojok 10 kali di mana batang besi tidak boleh melewati lapisan pertama.
6 Kerucut slump diisi sampai penuh dan dirojok 10 kali tapi tidak sampai ke lapisan kedua.
7. Ratakan adukan di atas kerucut slump dengan batang lalu bersihkan sisa adukan dari lokasi kerucut.
8. Kerucut slump diangkat vertikal ke atas selama 5-10 detik dengan perlahan tanpa adanya goyangan ke samping yang mengganggu adukan. Semua proses dari pengisian awal hingga akhir harus selesai tanpa interupsi sekitar 2,5 menit.
Letakkan batang/ rod persis di atas kerucut slump. Ukur jarak antara bagian bawah batang dengan tepat di tengah-tengah slump bagian atas. Jarak inilah yang merupakan nilai slump dari beton tersebut.